Bagaimana Cara Mendirikan Usaha Waralaba?

Prosedur pendaftaran waralaba

Usaha waralaba di Indonesia semakin diminati, khususnya oleh para pengusaha muda. Hal ini tak lain karena waralaba berpotensi memberikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Prosedur pendaftaran waralaba sendiri tidak sulit sehingga peminat waralaba bisa segera memulai bisnis.

Dalam PP No. 42 Tahun 2007 Bab V dijelaskan mengenai cara pendaftaran waralaba, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Pengajuan prospektus penawaran dari pihak pemberi waralaba (franchisor) kepada Menteri dengan melampirkan:
    • fotokopi prospektus penawaran
    • fotokopi legalitas usaha
  2. Pendaftaran perjanjian waralaba oleh penerima waralaba (franchisee) kepada Menteri dengan melampirkan:
    • fotokopi legalitas usaha
    • fotokopi perjanjian waralaba
    • fotokopi prospektus penawaran waralaba
    • fotokopi KTP pemilik/pengurus perusahaan
  3. Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba oleh Menteri yang berlaku untuk jangka waktu 5 tahun.
  4. Menurut Pasal 7 PP No. 42 Tahun 2007, prospektus penawaran yang diajukan oleh pemberi waralaba setidaknya memuat:
    • Data identitas pemberi waralaba
    • Legalitas usaha pemberi waralaba
    • Sejarah kegiatan usahanya
    • Struktur organisasi pemberi waralaba
    • Laporan keuangan 2 tahun terakhir
    • Jumlah tempat usaha
    • Daftar penerima waralaba
  5. Hak serta kewajiban pemberi waralaba dan penerima waralaba

Selain prospektus penawaran, pemberi waralaba juga diwajibkan untuk memberikan pelatihan kepada penerima waralaba. Hal ini dimaksudkan agar kualitas pelayanan dan produk yang diberikan sesuai dengan standar baku pemberi waralaba.

Source : hukum123.com

We use cookies to operate this website and to improve its usability. Full details of what cookies are, why we use them and how you can manage them can be found by reading our Privacy & Cookies page. Please note that by using this site you are consenting to the use of cookies.