Lebih dari 350 brand Waralaba dan Industri Cafe hadir Di Franchise & License Expo Indonesia 2016 dan Cafe & Brasserie Indonesia 2016

25 Aug 2016

350 Merek Waralaba & Industri Cafe Di FLEI 2016

REED PANORAMA EXHIBITIONS

Lebih dari 350 brand Waralaba dan Industri Cafe hadir Di Franchise & License Expo Indonesia 2016 dan Cafe & Brasserie Indonesia 2016

Menampilkan lebih dari 350 brand waralaba dan industri Cafe, Franchise & License Expo Indonesia dan Cafe & Brasserie Indonesia diharapkan mampu menyediakan platform yang terintegrasi guna menciptakan berbagai peluang usaha bagi investor dalam dan luar negeri.

Jakarta, 25 Agustus 2016 Data perkembangan Industri waralaba di Indonesia menurut Kementerian Perdagangan RI dan Asosiasi ada lebih dari 23.000 gerai waralaba dan 12.000 pelaku usaha waralaba di Indonesia dengan nilai omzetnya sudah menembus lebih dari Rp 120 triliun. Sementara itu lini industri F & B masih menjadi pilihan favorit bagi investor mulai dari hidangan ayam goreng hingga usaha cafe & restaurant.

Perkembangan Bisnis Cafe di Indonesia semakin menjanjikan dan layak diperhitungkan, Berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, di Jakarta setidaknya ada lebih dari 500 bar dan cafe yang beroperasi. Kondisi ini diprediksi akan terus tumbuh hingga 30%. Melihat animo pasar tersebut Reed Panorama Exhibitions dengan bangga menghadirkan satu platform bisnis yang terintegrasi dengan menyelenggarakan 3 pameran dalam 1 atap yaitu FRANCHISE & LICENSE EXPO INDONESIA 2016 , CAFE & BRASSERIE INDONESIA 2016 DAN RETAIL SOLUTION EXPO 2016 pada tanggal 2 – 4 September 2016 di Hall B, Jakarta Convention Center. Mulai jam 10.00 – 21.00 WIB, Terbuka untuk umum.

Menempati areal seluas 6.000 m2, acara ini akan menghadirkan lebih dari 350 brand waralaba, 200 perusahaan dari 12 Negara seperti Indonesia, Singapura, Thailand, Taiwan, China, Korea, Jepang, USA, Lithuania, Australia, Vietnam dan UK, diharapkan mampu menarik perhatian lebih dari 15.000 investor.

Pada kesempatan ini James Boey, General Manager Reed Panorama Exhibitions mengucapkan “Terima kasih kepada Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) yang telah bekerjasama dari tahun ke tahun dan mendukung penyelenggaraan Franchise & License Expo Indonesia. Selain itu Kami juga mengucapkan terima kasih pada Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia (AKSI), Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada CBI”.

James menambahkan bahwa “Kolaborasi Ketiga sektor bisnis ini merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka mendorong perkembangan industri waralaba dan cafe di Indonesia, selain itu kami berharap kedepannya akan terbangun suatu sinergi dari masing – masing bisnis sehingga dapat menciptakan peluang usaha yang lebih besar dan network yang lebih luas”.

Lebih dari 350 brand Waralaba dan Industri Cafe hadir Di Franchise & License Expo Indonesia 2016 dan Cafe & Brasserie Indonesia 2016
Foto 2: Ki – Ka: Bapak Steven Chwee – Project Manager Reed Panorama Exhibitions, Bapak James Boey – General Manager Reed Panorama Exhibitions, Ibu Levita Supit SH. MH. – Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI), Bapak. Kasmito – Wakil Ketua Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia (AKSI) dan Bapak Sudrajat, Wakil Ketua Umum Bidang Restoran – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Franchise & License Expo Indonesia (FLEI)

Membangun usaha dengan sistem waralaba masih menjadi pilihan bagi para investor di Indonesia, sistem yang telah teruji dan pengalaman telah menjadikan industri ini tahan terhadap berbagai kondisi.

Ketua Komite Tetap Waralaba, Lisensi dan Kemitraan KADIN Amir Karamoy mengungkapkan pertumbuhan pebisnis waralaba menjadi salah satu fokus pemerintah dan KADIN. Salah satunya adalah bentuk pendampingan terhadap waralaba lokal untuk mendapatkan legalitas usaha waralaba.

Amir menjelaskan, pameran bisnis waralaba seperti FLEI menjadi tempat untuk saling berbagi pengetahuan dan jaringan bagi industri waralaba nasional agar berkembang. “Pameran ini memberi kesempatan para calon pengusaha untuk mengetahui mana brand waralaba yang sehat dan mampu bertahan dalam situasi ekonomi saat ini,” ujar Amir.

Levita Supit SH, MH , Ketua Umum Perhimpunan Waralaba & Lisensi Indonesia (WALI) “mengungkapkan pihaknya selalu mendukung penuh FLEI dari tahun ke tahun. Levita melihat FLEI yang memfasilitasi bertemu nya investor (franchisee) dengan brand waralaba (franchisor) menjadi ajang efektif untuk melahirkan pengusaha-pengusaha baru. “Tentu kaitannya dengan membuka lapangan pekerjaan baru”.

Levita menambahkan, guna membekali pengetahuan calon investor (franchisee) soal dunia waralaba, dalam gelaran FLEI 2016 juga akan diselenggarakan National Franchise Business Forum 2016. “Pakar waralaba dan pengusaha nasional akan berbagi strategi jitu kupas tuntas dunia bisnis waralaba,” terang Levita. Di tambah lagi Indonesia merupakan negara yang menjadi target untuk masuknya waralaba asing dikarenakan banyaknya penduduk Indonesia. Hal itu bisa kita lihat pada saat ini dimana bisnis waralaba di Indonesia mencapai 1500an. Ini menunjukkan bahwa bisnis waralaba di Indonesia baik itu waralaba lokal maupun asing berkembang baik. Oleh karena itu kami berharap event FLEI ini akan semakin mendukung bisnis waralaba dan para pelaku usaha di Indonesia.

Bagi para investor acara National Franchise Business Forum 2016 akan menghadirkan para pakar dibidangnya seperti Sandiaga S Uno, yang akan membahas tentang “Entrepreneur Leadership for better Jakarta SME” , Sekretaris Jendral WALI Tri Rahardjo dan dan CEO Action Coach Indonesia Ari Nugrahanto.

Selain itu khusus bagi para pelaku usaha waralaba, pada tanggal 4 September 2016 akan digelar Franchise Discussion dengan menghadirkan pembicara internasional seperti Franchise Senior Partner how2franchise.co.uk Rod Hindmarsh, Managing Director of Asia Wide Franchise Consultant Albert Kong serta Franchise Consultant IFBM Burang Riyadi.

Café & Brasserie Indonesia (CBI)

Pengembangan industri kopi nasional semakin meningkat dari tahun ke tahun, mengingat saat ini industri kopi Indonesia sudah mampu menyerap sekitar 40% produksi dalam negeri dan tumbuh 15% per tahun, baik itu kopi instant, olahan, premium maupun kopi Spesialti.

Asosiasi Eskportir Kopi Indonesia (AEKI) mencatat angka konsumsi kopi turut melonjak 36 persen dalam rentang 2010-2014. Kementerian Perindustrian pada 2015 juga mencatat pertumbuhan konsumsi produk kopi olahan di dalam negeri meningkat rata-rata lebih dari 7 persen per tahun.

Reed Panorama Exhibitions dengan dukungan AEKI, Asosiasi Kopi Spesialti Indonesia (AKSI), Dewan Teh Indonesia (DTI) serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian menggelar pameran Cafe & Brasserie Indonesia (CBI) untuk kali pertama sebagai pameran industri kafe terbesar di Indonesia.

Wakil Ketua AKSI, Kasmito menambahkan, kini kopi memiliki nilai tambah yang produktif. Kopi bukan hanya komoditas namun juga sebuah seni dan gaya hidup. “Ada seni mulai dari penanaman, persiapan, roasting hingga penyajian. CBI bisa membuat nilai secangkir kopi menjadi lebih dihargai,” terang Kasmito.

Perkembangan bisnis kafe diakui oleh Wakil Ketua Umum Bidang Restoran Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Sudrajat. Menurutnya bisnis kafe turut memberikan dampak terhadap menggeliatnya sektor wisata. Sudrajat menyebut pola hidup masyarakat mulai berubah. Saat ini, rapat-rapat banyak dilakukan di kafe termasuk kafe di hotel-hotel. “Ini peluang besar. Semoga CBI menjadi pameran berkelas dan terus berkontribusi positif terhadap perkembangan industri wisata Indonesia,” tutur Sudrajat.

Project Director Reed Panorama Exhibitions Steven Chwee mengatakan akan ada beragam agenda yang memanjakan pengunjung selama CBI berlangsung.

Selain menghadirkan brand industri kafe, CBI juga hadir dengan berbagai kompetisi yang pastinya akan sangat menarik bagi para pengunjung, seperti salah satu contohnya CBI BAMSKI (Barista Masa Kini) Championship Jakarta 2016 yang merupakan ajang bagi para barista untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Selain itu, bagi para chef, ada CBI Culinary Challenge 2016 bagi para chef untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam meracik 5 kategori masakan yaitu Modern Sandwich, Deep Sea Hot Cooking, Asian Noodle Soup, Modern Indonesian Plated Dessert, High Tea Innovation.

Para pengunjung, tutur Steve, juga bisa menikmati berbagai workshop soal kopi dan teh yang dibawakan oleh para professional dengan pengalaman belasan tahun di industri profesional. “Pecinta kopi bisa bergabung dalam CBI Roasting Class bersama para ahlinya. Sementara pecinta teh bisa berkumpul dalam CBI Tea Class guna mengetahui variasi jenis teh dan advance workshop bagi profesional di bidang kafe,” jelas Steven.

Pengunjung juga bisa mencicipi cita rasa kopi khas nusantara yang nikmat dalam CBI Cupping Session secara gratis. “Tak luput juga hadir kegiatan unik di bidang social seperti charity Dine in the Dark,” ungkap dia.

Tentang PT. Reed Panorama Exhibitions (RPE)

PT Reed Panorama Exhibitions (RPE) adalah perusahaan patungan (Joint Venture) antara event organizer terkemuka di dunia, Reed Exhibitions dan Panorama Group, sebuah group usaha ternama di Indonesia yang bergerak dibidang pariwisata, transportasi, perhotelan dan masih banyak lagi. RPE memiliki tujuan untuk menyediakan jasa profesional yang berkualitas dan menghadirkan acara dari industri ke indusri melalui kerjasama dengan instansi pemerintah terkait, mitra industri, asosiasi perdagangan, pemilik tempat, kontraktor dan pelanggan di Indonesia.

Saat ini, RPE menyelenggarakan tujuh pameran berskala internasional di Indonesia yang melayani industri waralaba dan lisensi, maritim, pertambangan, bahan bangunan dan konstruksi, transportasi dan logistik dan sektor konsumen melalui Maternity, Baby & Kids Expo dan Indonesia Toys, Games and Comic Confention. Kunjungi website kami di www.reedpanorama.com

Source : hotelier-indonesia.com

We use cookies to operate this website and to improve its usability. Full details of what cookies are, why we use them and how you can manage them can be found by reading our Privacy & Cookies page. Please note that by using this site you are consenting to the use of cookies.